Kategori: Berita Sepakbola

Pelatih dan Pemain Terbaik Pekan ke – 14 BRI Liga 1Pelatih dan Pemain Terbaik Pekan ke – 14 BRI Liga 1

Pelatih dan Pemain Terbaik Pekan ke – 14 BRI Liga 1


BRI Liga 1 pekan ke – 14 berakhir pada Selasa 30 November 2021. Banyak sekali kejutan yang terjadi, seperti Persib Bandung yang saat itu tampil sebagai tuan rumah harus takluk dari tamunya yaitu Arema FC dengan skor 0 – 1 yang di menangkan oleh Arema FC dengan kekalahan tersebut Persib gagal untuk naik ke peringkat satu di BRI Liga 1.

Hasil buruk juga di terima oleh tim raksasa asal Jakarta yaitu Persija Jakarta yang secara mengejutkan menerima dua kekalahan secara beruntun. Setelah kalah dari Bali United 0 – 1 pada 25 November 2021, Andritany dkk kembali takluk dari Borneo FC dengan Skor 1 – 2 pada senin 29 November 2021.

Pelatih dan Pemain Terbaik Pekan ke – 14 BRI Liga 1

Masih di pekan ke – 14, Persikabo 1973 mampu meraih kemenangan pertama setelah dilatih oleh Setiadi, Persikabo mampu menang dengan skor 4 – 2 saat berhadapan dengan Persela Lamongan. Di laga tersebut Ciro Alves mencatak hattrick. Dengan tiga gol itu membuatnya berhasil mencetak 9 gol dari 14 pertandingan.

Pelatih dan Pemain terbaik pekan 14

  1. Lestiadi

Baru menangani Persikabo 1973 beberapa hari saja, Lestiadi memberikan pengaruh yang sangat besar tehadap kemajuan para pemain. Hal itu di buktikan pada saat menghadapi Persela Lamongan dalam lanjutan pertandingan BRI Liga 1, karna tim asuhannya berhasil meraih kemenangan yang cukup berharga.

  1. Ciro Alves

Selain pelatih yang terpilih sebagai pelatih terbaik pekan 14, pemain asuhannya juga menjadi salah satu pemain terbaik di pek ke 14. Ciro Alves berhasil membawa timnya menang dan dia mencetak tiga gol.

  1. Dandi Santoso

Pada laga menghapadi Persib Bandung, Dandi Santoso menjadi pahlawan untuk Arema FC. Karna berkat gol semata wayangnya mampu membuat tim menang mendapatkan kemenangan serta 3 point yang sangat berharga. Dandi Santoso mampu menjebol gawang Persib Bandung pada menit ke – 17.

  1. Jaja

Pemain asal Madura united yang semakin on fire, berhasil mencetak gol untuk kemenangan timnya saat berhadapan dengan Barito Putera dalam laga itu Madura berhasil menang dengan skor yang cukup telak yaitu 3 – 0. Jaja yang tampil apik pada laga tersebut membuat dirinya masuk dalam daftar pemain terbaik pekan ke 14 BRI Liga 1.

Jadi itulah daftar pelatih dan pemain terbaik pek ke 14 BRI Liga 1, Mampukah mereka semua konsinsten agar dapat menjadi pemain terbaik di pekan ke 15? Kita tunggu saja hasilnya.

Sejarah Klub Sepakbola Raksasa, Barcelona FCSejarah Klub Sepakbola Raksasa, Barcelona FC

Sejarah Klub Sepakbola Raksasa, Barcelona FC


Sejarah Klub Sepakbola Raksasa, Barcelona FC – Siapa yang tidak mengenal club Barcelona? meskipun Anda bukan pecinta sepakbola pasti minimal mengetahui ada nama Barcelona yang terdapat di sepakbola. Belum lama ini Barcelona FC melepas legenda pemain sepakbola yaitu Lionel Messi karena Mantan Kekasih Kim Seon Ho Yang Menyebarkan Skandal Aborsi. Belum bisa dipastikan karena hal itu, yang jelas kini Lionel Messi bermain dengan Club raksasa Perancis yaitu PSG (Paris Saint Germain).

Sejarah Klub Sepakbola Raksasa, Barcelona FC

Club Barcelona adalah salah satu klub raksasa asal Spanyol. Klub yang dijuluki Los Cules ini bermarkas di Stadion Camp Nou di kota Barcelona, Spanyol. Barca menjadi klub terkenal yang dapat menorehkan sejumlah prestasi di beragam kompetisi, baik di kancah domestik maupun internasional. Tentu klub ini memiliki sejarah panjang hingga kini menjadi klub sepakbola tersukses di dunia. Fansnya pun sudah tersebar dari seluruh dunia khususnya di Indonesia, di Indonesia ada komunitas Barcelona Indonesia. Bahkan fans dari klub barcelona tak memandang umur mulai dari anak SD sampai orang dewasa.

Tapi tahukah kamu bahwa Jimmy Burns didalam Barca: A People’s Passion (1999) mencatat perjalanan panjang Gamper bermula terhadap 1898 dikala rubah berasal dari Swiss ke Katalunya untuk menunjang usaha pamannya, Emili Gaissert. Suatu hari Gamper berpapasan bersama sekelompok anak muda yang menendang-nendang bola di kawasan Sarria, hanya beberapa ratus meter dari kantor kerjanya.

Gamper kemudian tertarik untuk membuat sebuah tim sepakbola serta klub sepakbola. Kemudian ia sangat rajin mencari atlet sepakbola sekaligus bermain judi online pada Situs Judi Slot Online Micro Gaming agar modal nya bisa terpenuhi, ia juga bahkan mencari investor yang tertarik berhimpun dengannya lewat iklan baris di surat kabar Los Deportes edisi 22 Oktober 1899. Sebulan berselang pemain dan donatur berasal dari beragam negara terkumpul.

Perjalanan Dari Klub Raksasa Barcelona FC

Mereka antara lain Otto Kunzle (Swiss); Walter Wild, John dan William Parsons bersaudara (Inggris); serta Eric Ducal, Pere Cabot, Cares Pujol, Josep Lobet, Luis d’Ossso, dan Bertomeu Terradas (Spanyol). Sepuluh nama itu, dilengkapi Gamper, kemudian mengadakan rapat di Sole Gymnasium terhadap 22 November 1899, tepat hari ini 122 tahun yang lalu. Sampai saat ini hari pertemuan berikut diperingati sebagai hari kelahiran FC Barcelona.

Perjalanan Dari Klub Raksasa Barcelona FC

Keanggotaannya meraih 10.000 untuk pertama kalinya, waktu sepak bola berkembang menjadi sebuah fenomena massa dan berbalik profesional, dan ini adalah tokoh legendaris layaknya Alcantara dan Samitier. Namun sebab susah bahan dan masalah politik Perang Saudara Spanyol dan periode pasca-perang.

Barca dipaksa untuk menangani situasi buruk, termasuk pembunuhan presiden Josep Sunyol terhadap tahun 1936, orang yang amat yang udah disebarkan slogan ‘olahraga dan kewarganegaraan ‘. Tapi klub selamat, dan masa pemulihan sosial dan olahraga diwujudkan didalam wujud Nou Camp, bertepatan bersama kehadiran Ladislau Kubala.

Pembangunan Nou Camp untuk reinkarnasi kembali pada tahun ke-75 (1957-1974), Barca mendapat hasil biasa-biasa saja tetapi konsolidasi sebagai suatu entitas, bersama berkesinambungan meningkatkan keanggotaan dan pemulihan lambat tetapi stabil, didalam hadapi kesulitan, berasal dari identitasnya.

Meraba Starting XI Timnas IndonesiaMeraba Starting XI Timnas Indonesia

Meraba Starting XI Timnas Indonesia


Timnas Indonesia akan memulai rangkaian uji coba jelang kembali beraksi di Kualifikasi Piala Dunia 2022 area Asia dengan menghadapi Afghanistan pada hari ini, Selasa (25/5/2021) malam WIB. Shin Tae-yong sebagai pelatih juga akan menjalani debutnya sebagai pelatih Timnas Indonesia dalam pertandingan ini pada sebuah berita sepakbola Indonesia 2021. Otomatis pelatih asal Korea Selatan hal yang demikian diprediksi akan mencoba untuk memainkan komposisi pemain terbaik yang dimilikinya untuk memulai rangkaian uji coba hingga kesudahannya tampil di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 area Asia itu.

Taktik TImnas Indonesia Melawan Afghanistan

Meraba Starting XI Timnas Indonesia

Dalam pertandingan uji coba pertama, yang mana Afghanistan akan menjadi lawan, Timnas Indonesia diinginkan bisa menunjukkan kinerja terbaiknya. Walaupun disesaki oleh pemain-pemain usia muda, Regu Garuda patut bisa bersaing dan meraih kemenangan untuk bisa menambah kepercayaan diri.

Walaupun membawa 28 pemain ke Dubai, Uni Emirat Arab, nantinya Shin Tae-yong tak bisa menerapkan semua pemainnya dalam satu pertandingan. Setidaknya tiap pertandingan, pelatih asal Korea Selatan itu cuma memiliki stok hingga 23 pemain yang bisa dimainkan. Untuk itu, pertandingan kontra Afghanistan kali ini akan menjadi peluang pertama untuk menjajal komposisi terbaik yang dimiliki oleh Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. Biasa menerapkan formasi 4-4-2, siapa saja opsi pelatih asal Korea Selatan itu untuk tampil sebagai starter dalam pertandingan pertama ini?

Tae-yong sekarang konsentrasi mematangkan taktik si kecil asuhnya jelang lawan Afghanistan. Aku itu dijalankan agar Nadeo Agrawinata dkk kian siap menatap kancah Kualifikasi Piala Dunia 2022.

“Tidak tegaskan tadi, pemain patut terus konsentrasi dan konsentrasi penuh selayaknya orang main tarhan di https://www.arizonaexperience.org/, mulai dari latihan hingga pertandingan nanti. Semestinya boleh main-main. Sekiranya sungguh-sungguh. Walaupun dari latihan tak seperti itu, bagaimana dikala nanti pertandingan,” sambungnya lagi.

Walaupun klubnya membolehkan, Ipswich Town, mereka memberikan bahan pertimbangan untuk Elkan Baggott. Aku paling utama yaitu Elkan diwajibkan menjalani karantina 10 hari sesudah tiba di Inggris sesampainya kembali dari UEA. Pasalnya, pemerintah Inggris mengukur Dubai masuk area merah. Atas pertimbangan hal yang demikian lah Elkan Baggott memilih tak merapat ke TC timnas.

Vigit Waluyo Gelora Dewata, Salah Satu Sosok Penting Pada Sepak Bola IndonesiaVigit Waluyo Gelora Dewata, Salah Satu Sosok Penting Pada Sepak Bola Indonesia

Vigit Waluyo Gelora Dewata, Salah Satu Sosok Penting Pada Sepak Bola Indonesia


Sosok Vigit Waluyo kental mewarnai perjalanan sepak bola Indonesia. Putra HM. Mislan, pendiri Gelora Dewata ini termasuk sering dikait-kaitkan bersama dengan bermacam kontroversi yang melanda persaingan Tanah Air, lebih-lebih terhadap peristiwa akhir penentu sebuah tim promosi atau degradasi. Padahal, perjuangan dan pengorbanan Vigit mendanai tim lebih-lebih di Gelora Dewata dan Deltras Sidoarjo terbilang berdarah-darah. Hal itu diungkap Nus Yadera, mantan pemain Gelora Dewata era Galatama yang belakangan menanggulangi Deltras Sidoarjo sebagai pelatih di Liga Indonesia.

Dalam channel Youtube Omah Balbalan, Nus Yadera menceritakan pahit manis pengalamannya bekerjasama bersama dengan Vigit serta segi humanis sang bos. “Mas Vigit amat perhatian ke pemain. Beliau sudi habis-habisan mengorbankan harta pribadinya untuk membantu operasional tim,” kenang Nus Yadera. Di mata Nus Yadera, Vigit amat dekat bersama dengan pemain. Seperti Shin Tae-yong yang mengunggulkan bek sayap belakang timnas Indonesia karena meski berstatus anak pemilik klub, Vigit berbaur bersama dengan keseharian pemain.

Nus Yadera Nostalgia Dengan Pendiri Gelora Dewata, Vigit Waluyo

Vigit Waluyo Gelora Dewata, Salah Satu Sosok Penting Pada Sepak Bola Indonesia

“Mas Vigit termasuk sering bercanda dan sesekali ikut memijit pemain sebagai wujud perhatian. Perhatian ini sebabkan kami jadi nyaman bersama dengan beliau,” kata Nus Yadera yang mempunyai Gelora Dewata menggapai juara Piala Liga dan runner-up Galatama musim 1993/1994. Sisi humanis Vigit sebabkan pemain Gelora Dewata loyal susah menampik keinginan sang bos. Termasuk Nus Yadera yang selalu memaksakan diri tampil meski baru saja meniti operasi hernia terhadap 1995. Menurut Nus Yadera, selagi itu, ia tetap perlu istirahat pasca operasi. Tapi, Vigit menghendaki untuk bermain selagi Gelora Dewata menjamu PKT Bontang.

Alasan Vigit, hanya Nus Yadera yang tepat untuk mematikan pergerakan playmaker PKT, Fakhri Husaini yang dikenal bersama dengan umpan terukur dan sering jadi pemecah kebuntuan bersama dengan golnya. Nus Yadera pun mencukupi keinginan Vigit dan berhasil menjalankan tugasnya dari sebuah judi slot terbaru. Gelora Dewata pun menang bersama dengan skor 1-0. Meski pencetak gol terhadap laga itu adalah Mbog Nyetam Jeremy, Nus Yadera didaulat jadi pemain paling baik terhadap laga itu. Setelah bekerjasama bersama dengan Vigit di Gelora Dewata sebagai pemain, Nus Yadera lagi bersama dengan sang bos selagi klub itu telah berganti nama jadi Deltras Sidoarjo sebagai pelatih.

Nus Yadera pun mengutarakan satu peristiwa menyentuh bersama dengan Deltras dan Vigit terhadap musim 2011. Kala itu, Deltras dilanda krisis finansial yang akut. Vigit yang mengelola manajemen klub pun telah habis-habisan mengeluarkan dana pribadinya bersama dengan menjual tempat tinggal dan mobilnya untuk menutupi cost operasional tim. Sementara dana talangan APBD yang dijanjikan Pemkab Sidoarjo selaku pemilik Deltras tak kunjung cair dari https://gadunslot.sg-host.com/. Alhasil, sejumlah pemain pilar jalankan aksi mogok latihan dan menampik tampil selagi Deltras menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Sidoarjo. Mereka menuntut pembayaran gaji dan bonus yang tertunda.

Keunggulan Bek Sayap Timnas Indonesia, Begini Tanggapan Shin Tae-yongKeunggulan Bek Sayap Timnas Indonesia, Begini Tanggapan Shin Tae-yong

Keunggulan Bek Sayap Timnas Indonesia, Begini Tanggapan Shin Tae-yong


Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, memanggil 28 pemain untuk tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2022, sebanyak lima di antaranya merupakan pemain yang murni berperan sebagai bek sayap. Lima pemain tersebut adalah Pratama Arhan dan Firza Andhika sebagai bek sayap kiri, sedangkan Asnawi Mangkualam, Rifad Marasabessy, dan Koko Ari sebagai bek sayap kanan Timnas Indonesia. Meskipun pada prakteknya nanti Shin Tae-yong bebas melakukan eksperimen dengan menempatkan pemain lain.

Peran bek sayap sangat krusial buat Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. Untuk mendukung skema 4-4-2 yang diusung, bek sayap punya peran untuk membantu pertahanan sekaligus serangan. Hal itulah yang membuat menjadi bek sayap di skuad asuhan Shin Tae-yong harus punya kualitas fisik yang mumpuni dari daftar slot online. Mereka harus mampu mengantisipasi transformasi serangan dari bertahan ke menyerang atau sebaliknya.

Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand (3/6/2021), Vietnam (7/6/2021), dan Uni Emirat Arab (11/6/2021). Namun, sebelumnya mereka akan melahap dua laga uji coba melawan Afghanistan (25/5/2021) dan Oman (29/5/2021). Lantas, apa saja plus dan minus bek sayap Timnas Indonesia yang dipanggil Shin Tae-yong? Berikut ini penjabaran setelah memperhatikan kualitas permainan dari para bek sayap tersebut.

Mengintip Bagaimana Keunggulan Bek Sayap Timnas Indonesia, Ini Menurut Shin Tae-yong

Keunggulan Bek Sayap Timnas Indonesia, Begini Tanggapan Shin Tae-yong

Sebanyak lima pemain bek sayap yang dipanggil ke Timnas Indonesia merupakan pemain muda. Artinya, secara stamina dan fisik mereka masih bagus dan andal dalam melakukan serangan dari sektor sayap. Para pemain yang dipanggil punya kecepatan berlari dan lincah. Hal ini tentu menjadi syarat mutlak untuk mengejutkan lawan dari sektor sayap.

Mereka juga punya kemampuan yang mumpuni dalam melancarkan umpan-umpan silang. Situasi ini tentu sangat dibutuhkan para penyerang tengah untuk menciptakan peluang dalam mencetak gol. Para bek sayap yang dipanggil Shin Tae-yong juga dikenal sebagai pemain dari slot pragmatic deposit pulsa tanpa potongan yang beringas. Mereka tak jarang berani melakukan adu fisik untuk menggempur lawan dengan serangan cepat.

Para pemain bek sayap yang dipanggil Shin Tae-yong mayoritas tak punya pengalaman. Dari kelima pemain, hanya satu yang punya caps di Timnas Indonesia senior yakni Asnawi Mangkualam. Situasi ini tentu menjadi perjudian buat Shin Tae-yong. Secara kualitas, belum pernah terbukti mereka mampu mengatasi lawan yang secara usia dan pengalaman lebih matang.

Selain itu, terkadang para pemain yang dipanggil itu malas membantu pertahanan. Keasyikan membantu serangan membuat mereka telat saat turun ke belakang. Hal ini tentu saja menjadi perhatian khusus buat pelatih Shin Tae-yong. Apalagi sebagai bek sayap, mereka dituntut rajin maju dan mundur saat bermain selama 90 menit agar tak melupakan peran utama di lapangan.

Timnas Indonesia Pemain Muda Berangkat Ke UEA, Berikut Alasan Shin Tae-yong!Timnas Indonesia Pemain Muda Berangkat Ke UEA, Berikut Alasan Shin Tae-yong!

Timnas Indonesia Pemain Muda Berangkat Ke UEA, Berikut Alasan Shin Tae-yong!


Timnas Indonesia berangkat ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Minggu (16/5/2021), dengan skuad muda. Rata-rata usia pemain berada di angka 21,8 tahun. Banyak pemain muda yang dipromosikan ke Timnas senior dari timnas grup usia, baik dari timnas U-23 sampai U-19. Misalnya Pratama Arhan, Firza Andika, Witan Sulaeman, sampai Saddam Emiruddin. Seperti yang kita ingat bahwa Iswadi Idris sebagai pemain Indonesia pertama di Luar Negeri pada saat usianya juga tetap belia.

Evan Dimas jadi satu dari sedikit pemain senior yang dipertahankan di tim ini. Meski begitu, Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong yakin dengan kebolehan barisan para pemain mudanya. “Saya tidak mampu menjanjikan kemenangan, tetapi mendambakan memperlihatkan kepada rakyat Indonesia bahwa pemain kita udah berbeda. Mulai dari soal permainan dan mental,” kata Shin Tae-yong. “Setelah pilih pemain yang ada di sini, rata-rata usia pemain 21,8 tahun. Menurut saya, bisa saja ini timnas sepakbola Indonesia yang pertama kali dengan tim semuda ini. Dengan skuad semuda ini semoga lebih dorongan dan lebih keras ulang tekadnya,” ujarnya menambahkan.

Di Dubai, Timnas Indonesia bakal memainkan dua laga uji cobalah melawan Afghanistan dan Oman pada 25 dan 29 Mei. Lalu dilanjutkan tiga laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Thailand (3 Juni), selanjutnya Vietnam (7 Juni), dan terakhir UEA (11 Juni). Meski tak ada kesempatan lolos ke Piala Dunia, Shin Tae-yong senang Timnas Indonesia main maksimal. Dari pengamatannya selama latihan, Shin Tae-yong lihat prospek cerah timnya. “Kalau banyak saat untuk latihan, kita mampu lebih baik lagi. Kemarin sempat latihan sambil puasa, sesudah selesai puasa mental pemain udah berbeda sekali,” tutur pelatih asal Korea. Dari mata pemain udah berapi-api di lapangan. Mental tidak dikhawatirkan juga. Dengan mental seperti itu siapa saja lawan tidak mampu mengalahkan kita dengan gambang,” ucapnya.

Alasan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Mengirimkan Pemain Muda Ke Dubai

Timnas Indonesia Pemain Muda Berangkat Ke UEA, Berikut Alasan Shin Tae-yong!

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mendapat sorotan perihal keputusannya pakai mayoritas pemain muda pada skuad proyeksi Kualifikasi Piala Dunia 2022. Shin Tae-yong dianggap laksanakan langkah awal meregenerasi pemain di Timnas Garuda. Shin Tae-yong udah pilih 28 pemain untuk skuad Timnas Indonesia proyeksi Kualifikasi Piala Dunia 2022. Terdapat wajah baru sampai para pemain yang dipromosikan dari timnas grup umur.

Selain itu, cuma empat nama yang berusia di atas 25 tahun, namun sisanya merupakan pemain muda. Rataan usia pemain Timnas Indonesia saat ini adalah 22,4 tahun. Keberanian Shin Tae-yong ini mendapat pujian dari fasilitas Thailand, Siam Sport. Pelatih asal Korea Selatan itu dianggap benar-benar berani, karena menyingkirkan pemain-pemain veteran dari skuad Timnas Indonesia.

“Kedatangan Shin Tae-yong di Indonesia tujuannya udah memahami yaitu untuk menyebabkan generasi baru yang mengombinasikan pada konsistensi dan ketegasan. Banyak pemain lama yang nampak dari tim link sbobet. Termasuk pada mereka yang tidak disiplin,” tulis Siam Sport. Timnas Indonesia dijadwalkan bertolak ke Dubai, Uni Emirat Arab, pada Senin (17/5/2021) dini hari WIB. Sebelum melakoni tiga laga sisa di Kualifikasi Piala Dunia 2022, Timnas Garuda bakal melakoni dua laga uji coba.

Timnas Indonesia bakal melakoni tiga pertandingan sisa di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Laga-laga selanjutnya benar-benar krusial meskipun udah tidak pilih apa pun untuk skuad Garuda. Timnas Indonesia bakal hadapi Thailand (3/6/2021), Vietnam (7/6/2021), dan Uni Emirat Arab (11/6/2021) pada laga penyisihan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022. Pertandingan selanjutnya benar-benar perlu untuk memperbaiki peringkat di ranking FIFA. Sebelum tiga laga tersebut, Timnas Indonesia bakal menekuni dua laga uji cobalah di Dubai, Uni Emirat Arab. Pasukan Shin Tae-yong itu bakal hadapi Afghanistan (25/5/2021) dan Oman (29/5/2021).